Minggu, 10 Oktober 2010

Tragedi Kehidupan Kita dgn FB : Semoga Membuka Mata Hati Kita

Tulisan ini saya dapat dari sebuah grup FB and sebuah milis.

Semoga kita bisa merenungi isi tulisan ini..

Selamat Membaca

============ ========= ====

Tragedi Kehidupan Kita dgn FB : Semoga Membuka Mata Hati Kita

Ketika perpecahan keluarga menjadi tontonan yang ditunggu dalam sebuah episode infotainment setiap hari. Ketika aib seseorang ditunggu-tunggu ribuan mata bahkan jutaan dalam berita-berita media massa.

Ketika seorang celebritis dengan bangga menjadikan kehamilannya di luar pernikahan yang sah sebagai ajang sensasi yang ditunggu-tunggu ...'siapa calon bapak si jabang bayi?'

Ada khabar yang lebih menghebohkan, lagi-lagi seorang celebrities yang belum resmi berpisah dengan suaminya, tanpa rasa malu berlibur, berjalan bersama pria lain, dan dengan mudahnya mengolok-olok suaminya.

Wuiih......mungkin kita bisa berkata ya wajarlah artis, kehidupannya ya seperti itu,penuh sensasi.Kalau perlu dari mulai bangun tidur sampai tidur lagi, aktivitasnya diberitakan dan dinikmati oleh publik.

Wuiiih...... ternyata sekarang bukan hanya artis yang bisa seperti itu,sadar atau tidak, ribuan orang sekarang sedang menikmati aktivitasnya apapun diketahui orang, dikomentarin orang bahkan mohon maaf ....'dilecehkan' orang, dan herannya perasaan yang didapat adalah kesenangan.

Fenomena itu bernama facebook, setiap saat para facebooker meng update statusnya agar bisa dinikmati dan dikomentarin lainnya. Lupa atau sengaja hal-hal yang semestinya menjadi konsumsi internal keluarga, menjadi kebanggaan di statusnya.

Lihat saja beberapa status facebook :

Seorang wanita menuliskan "Hujan-hujan malam-malam sendirian, enaknya ngapain ya.....?"--- ---kemudian puluhan komen bermunculan dari lelaki dan perempuan, bahkan seorang lelaki temannya menuliskan "mau ditemanin? Dijamin puas deh..."

Seorang wanita lainnya menuliskan " Bangun tidur, badan sakit semua, biasa....habis malam jumat ya begini...:" kemudian komen2 nakal bermunculan. ..

Ada yang menulis " bete nih di rumah terus, mana misua jauh lagi....", ----kemudian komen2 pelecehan bermunculan

Ada pula yang komen di wall temannya " eeeh ini si anu ya ...., yang dulu dekat dengan si itu khan? Aduuh dicariin tuh sama si itu...." ----lupa klu si anu sudah punya suami dan anak-anak yang manis

Yang laki-laki tidak kalah hebat menulis statusnya "habis minum jamu nih...., ada yang mau menerima tantangan ?'----langsung berpuluh2 komen dating Ada yang hanya menuliskan, "lagi bokek, kagak punya duit..." Ada juga yang nulis " mau tidur nih, panas banget...bakal tidur pake dalaman lagi nih" Dan ribuan status-status yang numpang beken dan pengin ada komen-komen dari lainnya Dan itu sadar atau tidak sadar dinikmati oleh indera kita, mata kita, telinga kita, bahkan pikiran kita.

Ada yang lebih kejam dari sekedar status facebook, dan herannya seakan hilang rasa empati dan sensitifitas dari tiap diri terhadap hal-hal yang semestinya di tutup dan tidak perlu di tampilkan. Seorang wanita dengan nada guyon mengomentarin foto yang baru sj di upload di albumnya, foto-foto saat SMA dulu setelah berolah raga memakai kaos dan celana pendek.....padahal sebagian besar yg didalam foto tersebut sudah berjilbab

Ada seorang karyawati mengupload foto temannya yang sekarang sudah berubah dari kehidupan jahiliyah menjadi kehidupan islami, foto saat dulu jahiliyah bersama teman2 prianya bergandengan dengan ceria....

Ada pula seorang pria meng upload foto seorang wanita mantan kekasihnya dulu yang sedang dalam kondisi sangat seronok padahal kini sang wanita telah berkeluarga dan hidup dengan tenang.

Rasanya hilang apa yang diajarkan seseorang yang sangat dicintai Allah...., yaitu Muhammad SAW, Rasulullah kepada umatnya. Seseorang yang sangat menjaga kemuliaan dirinya dan keluarganya. Ingatkah ketika Rasulullah bertanya pada Aisyah r.ha " Wahai Aisyah apa yang dapat saya makan pagi ini?" maka Istri tercinta, sang humairah, sang pipi merah Aisyah menjawab " Rasul, kekasih hatiku, sesungguhnya tidak ada yang dapat kita makan pagi ini". Rasul dengan senyum teduhnya berkata "baiklah Aisyah, aku berpuasa hari ini". Tidak perlu orang tahu bahwatidak ada makanan di rumah Rasulullah.. ..

Ingatlah Abdurahman bin Auf r.a mengikuti Rasulullah berhijrah dari mekah ke Madinah, ketika saudaranya menawarkannya sebagian hartanya, dan sebagian rumahnya, maka Abdurahman bin Auf mengatakan, tunjukan saja saya pasar. Kekurangannya tidak membuat beliau kehilangan kemuliaan hidupnya. Bahwasanya kehormatan menjadi salah satu indikator keimanan seseorang, sebagaimana Rasulullah, bersabda, "Maluitu sebahagian dari iman". (Bukhari dan Muslim).

Dan fenomena di atas menjadi Tanda Besar buat kita umat Islam, hegemoni `kesenangan semu' dan dibungkus dengan `persahabatan fatamorgana' ditampilkan dengan mudahnya celoteh dan status dalam facebook yang melindas semua tata krama tentang Malu, tentang menjaga Kehormatan Diri dan keluarga.

Dan Rasulullah SAW menegaskan dengan sindiran keras kepada kita "Apabila kamu tidak malu maka perbuatlah apa yang kamu mau." (Bukhari). Arogansi kesenangan semakin menjadi-jadi dengan tanpa merasa bersalah mengungkit kembali aib-aib masa lalu melalui foto-foto yang tidak bermartabat yang

semestinya dibuang saja atau disimpan rapat.

Bagi mereka para wanita yang menemukan jati dirinya, dibukakan cahayanya oleh Allah sehingga saat di masa lalu jauh dari Allah kemudian ter inqilabiyah – tershibghah, tercelup dan terwarnai cahaya ilahiyah, hatinya teriris melihat masa lalunya dibuka dengan penuh senyuman, oleh orang yang mengaku sebagai teman, sebagai sahabat.

Maka jagalah kehormatan diri, jangan tampakkan lagi aib-aib masa lalu,mudah-mudahan Allah menjaga aib-aib kita.

Maka jagalah kehormatan diri kita, simpan rapat keluh kesah kita, simpan rapat aib-aib diri, jangan bebaskan `kesenangan' , `gurauan' membuat Iffah kita luntur tak berbekas.

Waallahu'alam bisshawab.. Hanya Allah Yang Maha Tahu atas segala sesuatu..

************ ********* ********* ********* ********* ********* **

Mohon kiranya untuk men-sharing artikel ini dengan orang yang Anda kasihi demi kebaikan kita bersama. Jazakallah khairan katsiran

Sumber : FTJAI

PROFIL MANTAN DIRUT, GUBERNUR DAN MENKO

PROFIL MANTAN DIRUT, GUBERNUR DAN MENKO

oleh Amrullah Khairul Azzam pada 10 Oktober 2010 jam 19:51

Pria Minang kelahiran Padang, Sumatera Barat 2 Agustus 1931, ini selalu melakukan pendekatan keimanan dan ketaqwaan. Dia mengabdi dengan bersikap lillahi ta’ala, atau ikhlas dan sebulat hati. Banyak orang lantas terkadang menjadi terlanjur menganggapnya sebagai seorang kyai haji. Padahal, putra Mato Air pemangku gelar Dt Rajo Sulaiman ini orang biasa-biasa saja. Ia adalah Ketua Lembaga Gebu (Gerakan Seribu) Minang, yang mengumpulkan uang seribu rupiah dari tiap warga Minang di perantauan untuk membangun kampung halaman.

Awalnya, sisi cendekia Insinyur Kimia ini lebih menonjol. Hal itu terlihat jika disimak karir awalnya sebagai dosen di almamaternya, di ITB dan IPB Bogor. Sedangkan, sosok keulamaannya menonjol dalam setiap ceramah dan perbincangan ngobrol biasa. Di usia menapak senja ia kembali menonjolkan sifat cendekianya saat duduk sebagai Dewan Penasehat Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI).

Azwar Anas menapaki karir cemerlangnya semenjak dipercaya memimpin PT Semen Padang, tahun 1970. Perusahaan semen kebanggaan masyarakat Sumatera Barat sedang dalam kondisi semaput ketika itu. Ia menerima penunjukannya dengan senang hati. Sekalian pulang kampung, pikirnya, sebab semenjak lulus kuliah ia lebih banyak bekerja di wilayah Jawa Barat. Ia pernah menjadi pegawai balai penelitian, asisten dan dosen di almamater ITB dan IPB Bogor, hingga bekerja di perusahaan persenjataan PT Pindad Bandung.



Banyak pihak yang sesungguhnya meragukan kemampuan perusahaan meraup untung. Opini yang dikembangkan sudah cenderung lebih baik PT Semen Padang dijual. Namun begitu Azwar Anas turun tangan dan bekerja langsung di lokasi pabrik, di kawasan Indarung, PT Semen Padang bukan hanya selamat melainkan mampu berkembang jauh sekaligus mengangkat nama Azwar Anas. Ayah lima orang anak ini membuktikan diri seorang enterpreneur yang baik.

Keberhasilan serupa kembali ia raih saat menghuni Rumah Bagonjong alias Kantor Gubernur Sumatera Barat, sesuatu yang tak pernah terbayangkan olehnya sebelumnya. Dalam kenangan masa kecil ia selalu merasa takut lewat di depan gedung yang di jaman Belanda dahulu dihuni oleh pembesar berpangkat Residen Padang. Namun, setelah menjadi kantor Gubernuran ia malah berkantor di situ.

Menteri Dalam Negeri Amir Machmud melantiknya menjadi Gubernur pada 18 Oktober 1977, menggantikan Prof. Drs. Harun Zain Dt Sinaro. Ketika berkenalan dengan masyarakat, dalam pidato pertama Azwar Anas mengutip bagian pidato terkenal dari Sayidina Abu Bakar Siddiq saat dilantik sebagai Khalifah, yang menyebutkan, “Jika tindakan saya benar ikutilah saya, jika salah betulkanlah.”

Terbukti, tindakan Azwar Anas dianggap benar sebab selama 10 tahun (1977-1987) masa baktinya ia melakukan pendekatan bersentuhkan keimanan dan ketaqwaan. Ia juga tak jemu-jemu mengingatkan masyarakat Ranah Minang agar selalu ingat pada Allah, sesuai semboyan “Adatnya bersendi syara’ dan syara’ bersendi Kitabullah”. Ia juga mengutarakan, di setiap kesempatan mulai dari kota hingga ke nagari-nagari terpencil, agar semua pekerjaan diniatkan karena Allah semata untuk mencari ridha-Nya. Tujuannya supaya tercipta akhlak mulia atau akhlaqul karimah.

Berhasil memimpin “Ranah Minang” dengan meraih penghargaan Parasamya Purnakarya Nugraha, diserahkan langsung oleh Presiden Soeharto di Istana Negara pada 22 Agustus 1984, Azwar Anas lantas dipromosikan menjadi Menteri Perhubungan pada Kabinet Pembangunan V (1988-1993).

Kemudian, lulusan jurusan Teknik Kimia ITB Bandung tahun 1959 ini dipromosikan lagi menjadi Menko Kesra Kabinet Pembangunan VI (1993-1998), membawahi beberapa menteri di bidang kesejahteraan rakyat.

Itulah Azwar Anas, tokoh nasional yang tetap menampakkan diri sebagai “Urang Awak”. Karena ketokohannya mempersatukan warga Minang di perantauan, sejak tahun 1990 kepadanya dipercayakan jabatan Ketua Umum Lembaga Gebu Minang, sebuah gerakan mengumpulkan uang seribu rupiah dari setiap warga sebagai bentuk partisipasi untuk membangun kampung halaman.

Profil selengkapnya dapat dibaca di :

http://www.tokohindonesia.com/ensiklopedi/a/azwar-anas/index.shtml

Kamis, 30 September 2010

Tumpeng, Cendol, Ketupat, Air Kelapa, Dodol, dll Dipatenkan Malaysia

Bukan Malaysia namanya kalau tidak bikin berita “panas” orang Indonesia. Setelah sedikit reda soal klaim Tari Pendet, Malaysia baru-baru ini mengklaim dan mamatenkan makanan yang sudah menjadi khas turun temurun berbagai suku bangsa di Indonesia. Apa saja itu? Nih dia makanan itu: nasi tumpeng, es cendol, ketupat, air kelapa, tempoya, lemang, sate, dodol, bubur sum-sum, dan bubur kacang hijau.

Di bidang kesenian, Malaysia juga mematenkan gamelan, wayang kulit, gendang, tari Zapin, dan masih banyak lagi. Info pematenan bisa dibaca di situs warisan.gov.my dan beritanya dapat dibaca di media cetak Indonesia.

Semakin banyak saja produk budaya Indonesia yang diklaim oleh Malaysia. Hayo, apa saja yang sudah diklaim Malaysia?
1. Lagu rakyat Maluku: Rasa Sayang-sayange (di Malaysia diubah menjadi Rasa Sayang-Sayang Hei)
2. Lagu Burung Kakatua
3. Lagu Jali-jali
4. Reog
5. Tari Pendet
6. Angklung
7. Rendang
8. Batik
9. …. (silakan isi sendiri)

Jangan-jangan nanti nasi uduk, nasi kuning, wayang golek, sarung, nasi pecel, gado – gado, gathot, thiwul, geplak, ayam goreng, nasi goreng, soto, rawon, wajik juga dipatenkan oleh Malaysia.

Apa arti semuanya itu? Itu artinya Malaysia sigap menginventarisir produk budaya yang ada di negara mereka, sementara Pemerintah negara kita terkesan lamban dan baru bereaksi setelah isu dari negara tetangga itu muncul ke permukaan. Malaysia juga tidak bisa disalahkan sepenuhnya, karena budaya mereka sudah bercampur dengan budaya nusantara sejak dulu kala. Rakyat Malaysia ada yang merupakan keturunan Minangkabau, Aceh, Riau, Jawa, Bugis, Makassar, dan sebagainya. Masing-masing suku pendatang itu membawa budaya mereka sendiri, dan setelah jangka waktu yang panjang akhirnya menjadi budaya yang diklaim Malaysia.

Di satu sisi ada dampak positif dari isu klaim budaya oleh Malaysia itu. Rakyat Indonesia yang selama ini kurang peduli dengan produk budayanya, tiba-tiba menjadi sadar budaya dan merasa geram ketika miliknya “dicuri” orang. Mungkin karena Malaysia yang mengklaim maka reaksinya begitu demikian keras, lain halnya kalau yang mengklaim itu Timor Leste atau Papua Nuigini mungkin reaksinya tidak sekeras itu.

Hanya saja, rasa peduli budaya yang tiba-tiba itu baru sebatas permukaan saja, belum menyentuh substansi yang lebih dalam. Coba tanya, berapa banyak orang Indonesia yang hafal syair lagu Rasa Sayang-sayange? Saya juga tidak hafal, hanya bait-bait awal saja yang hafal, begini:

Rasa sayange rasa sayang-sayange
Liat nona dari jauh rasa sayang-sayange

Lalu? Tidak tahu lagi bait berikutnya….

Gempa di Sumbar: Ya Ilahi, Padang “Jatuah Tapai”

Meskipun saya lelaki namun perasaan saya sering tersentuh hingga menitik air mata bila melihat penderitaan orang lain yang mendapat musibah berat. Dan kali ini musibah dahsyat itu menimpa kampung halaman saya sendiri, khususnya di kota Padang tercinta. Melihat tayangan breaking news di TV tentang kedahsyatan gempa besar itu, perasaan saya menjadi tidak tenang. Galau. Tenggorokan tercekat, mata basah. Begitu dahsyat dampak gempa, kerusakan yang ditimbulkan sangat masif, dan korbannya sangat banyak. Pikiran saya langsung teringat pada ibunda yang sudah tua yang sudah susah berjalan dan para kakak berada di Padang. Bagaimanakah keadaannya?

Dari malam sampai pagi saya mencoba menghubungi kakak di Padang, tetapi tidak berhasil. Ternyata menurut laporan di TV semua saluran telekomunikasi di Padang putus..tus..tus. Listrik mati pula di sana karna jaringan PLN hancur. Keadaan benar-benar gelap gulita dan entah sampai kapan listrik bisa menyala lagi. Jadilah saya dari malam sampai siang hanya bisa menyaksikan tayangan langsung di TV tentang kedahsyatan gempa itu. Ratusan korban tewas telah ditemukan dan ribuan lainnya masih tertimbun di balik reruntuhan gedung, entah masih hidup entah sudah mati. Itu baru di Padang, sementara di Pariaman lebih dahsyat lagi dan belum tersentuh bantuan. Ribuan rumah di sana hancur, dan yang lebih mengenaskan satu kampung di kaki bukit tertimbun longsor bukit barisan dan menguburkan ratusan orang di kampung itu yang sedang menghadiri pesta pernikahan warga. Mirip seperti longsor akibat gempa di Cianjur baru-baru ini.

Di TV saya melihat kota kelahiran saya luluh lantak, hampir semua gedung rubuh dan banyak rumah yang hancur. Kebakaran di mana-mana dan semua orang sibuk menyelamatkan diri. Perasaan saya menjadi tidak karu-karuan selama beberapa hari. Bagaimana tidak, kota Padang tempat saya dilahirkan dan dibesarkan selama 18 tahun sehingga saya tahu betul semua sudut kota ini, luluh lantak dihoyak gempa besar berskala 7,6 SR pada hari Rabu sore kamaren. Hanya dalam waktu 2 menit saja kemegahan dan keindahan kota ini sirna sekejap mata. Kota Padang seperti jatuah tapai. Jatuah tapai adalah perumpamaan yang diberikan kepada kejatuhan yang menimpa orang atau barang. Tapai adalah tape singkong yang lembek, bila ia jatuh dari ketinggian maka tiba di lantai tape itu sudah tidak berbentuk lagi. Begitulah kondisi kota dan daerah lainnya di Sumbar yang porak poranda setelah diayun-ayun oleh gempa.

bangunan-bertingkat01
(Sumber foto: Detik.com)

s09_20603539
(Sumber foto: www.boston.com)

s35_20591587
(Sumber foto: www.boston.com)

Penderitaan warga makin bertambah karena sarana telekomunikasi terputus. Saya yakin jutaan perantau Minang di seperti saya baik di Indonesia maupun di luar negeri mencoba menelpon sanak sudaranya di Sumbar, tetapi tidak bisa. Semua orang menjadi putus komunikasi dengan Sumatera Barat. Seperti yang saya lihat di TV, perantau hanya bisa menangis, menangis, dan menangis tanpa tahu harus berbuat apa dan tidak tahu harus bertanya kemana.

Tadi malam barulah saya berhasil menelpon ke Padang. Alhamdulillah keluarga selamat meskipun rumah retak-retak dan pagar rubuh. Kata kakak di sana listrik masih padam, air tidak mengalir, makanan susah didapat. Pertokoan di jalan Sawahan hancur, banyak orang terperangkap di dalam reruntuhan. Meskipun keluarga selamat, namun tetap tidak mengurangi kepiluan saya yang mendalam tentang penderitaan warga Sumbar. Mereka saudara-saudara saya juga, derita mereka saya rasakan di rantau. Dua hari ini saya tidak bersemangat melakukan apa-apa, kepikikran terus, banyak pekerjaan terbengkalai. Badan memang di Bandung, tapi pikiran menerawang jauh ke kampung halaman.

Saya yakin ratusan ribu perantau Minang ingin pulang kampung melihat kondisi keluarga mereka di sana. Saya pun ingin pulang. Tapi apa daya, sarana transportasi sangat terbatas. Sangat sulit mendapat tiket pesawat dalam kondisi seperti ini. Kalaupun ada harganya sangat mahal. Naik mobil juga tidak mungkin karena sarana jalan terputus ke Padang akibat longsor. Jadilah di sini saya hanya bisa termangu-mangu menyaksikan tayangan langsung dari reporter TV di Padang, sambil sesekali menyeka air mata. Pilu.

*********

Bunyi saluang di Metro TV terdengar bagai ratapan di tengah malam. Suaranya menghiba-hiba mengiringi tayangan tentang nagari yang telah hancur oleh gempa, lalu anak-anak dan kaum ibu yang menangis ketakutan. Pilu.

Allah SWT menurunkan cobaan yang berat ini sebagai ujian untuk menguji seberapa kuat iman seseorang, apakah ia makin menjauh atau malah makin dekat kepada-Nya. Tentu ada hikmah dari bencana alam ini agar manusia lebih mendekatkan diri kepada-Nya, karena hanya kepada Allah SWT tempat untuk kembali.

Sabtu, 18 September 2010

Sebuah Catatan tentang kiprah 44 tahun IMATEK FT UNSRI

Ikatan Mahasiswa Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya (IMATEK FT UNSRI) didirikan di Palembang pada tanggal 10 September 1966. Pada mulanya organisasi ini bernama Ikatan Mahasiswa Kimia Teknik (IMAKITEK) dengan ketua umum pertamanya Abi Jazid Anwar yang menjabat selama dua periode (10 September 1966 - Oktober 1967 dan Oktober 1967 - 4 Agustus 1968).

Berikut susunan kepengurusan pertama :
Pelindung / Penasehat : Ir. Musa Ali
Ketua umum : Abi Jazid Anwar
Wakil Ketua : Hifni F. Kitam
Sekertaris Umum : Ali Fasja Ismail
Wakil Sekertaris : M Nuh Tambun
Bendahara : Rosmini
Wakil Bendahara : Wiliam Lic T.S

Dengan tiga Departemen yaitu Pendidikan/Kesejahtraan, Penerangan/Publikasi, dan Olahraga.

Adapun Program-program IMAKITEK pada masa awal berdirinya antara lain : mengusahakan dosen-dosen pengajar FT Kimia, mengusahakan perkuliahan di PUSRI, menerbitkan Diktat-diktat kuliah, membuat jaket dan mengusahakan penjemputan dosen-dosen luar biasa dari Sungai Gerong.
Adapun nama-nama Ketua Umum IMATEK selengkapnya (sumber : Buku Alumni jilid I – data berikut ini telah dilengkapi dengan angkatannya, mohon koreksi jika ada yang salah atau ada nama yang terlewatkan):

1966 - 1968 : Abi Jazid Anwar (1964)
1968 - 1969 : Ali Fasja Ismail (1964)
1969 - 1971 : Bachtiar E.S
1971 - 1973 : Ali Fasja Ismail (1964)
1973 - 1975 : Maryono Ismail
1975 - 1977 : Mgs Akib Nanang (1970)
1984 - 1986 : Usman Kemis (1982)
1986 – 1988 : Achmad Fahrizal (1984)
1990 - 1992 : Wandi Krisna Baharson (1987)
1992 - 1993 : Muhammad Rusydi (1989)
1993 - 1994 : Kms Muhammad Saleh (1991)
1994 - 1995 : Edi Kurnia (1992)
1996 - 1997 : Irwansyah Putra (1993)
1997 - 1998 : Joko Tri Widiantoro (1995)
1998 - 1999 : Muzzayyinul Arifin (1996)
1999 - 2000 : Yedi Efriandi (1997)
2000 - 2001 : Yahya Budiman (1998)
2001 - 2002 : Ronald (1999)
2002 - 2003 : Arief Sidik (2000)
2003 - 2004 : Thomas (Pjs) (2000)
2004 - 2005 : Isra Maizal (2001)
2005 - 2006 : Achmad Surya Karbala (2003)
2006 - 2007 : Amrullah Rangkuti (2004)
2007 - 2008 : Prastya Noprianto (2005)
2008 - 2009 : Rahmatullah (2006)


IMAKITEK berubah nama menjadi IMATEK pada tanggal 16 Maret 1976, dengan kepengurusan yang dibagi ke dalam lima bidang, yaitu :
Bidang I : Kesejahteraan Mahasiswa
Bidang II : Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM)
Bidang III : Pengembangan Minat & Bakat
Bidang IV : Pengabdian Masyarakat (Pengmas)
Bidang V : Hubungan Masyarakat (Humas)

Pada masa-masa berikutnya program-program IMATEK mulai berkembang seperti mengadakan studi excursi ke beberapa daerah, Meninjau PT PUSRI dan Kilang Minyak Sei Gerong, mengikuti kongres mahasiswa kimia se- Indonesia di Ciloto, dll.

Pada tahun 1987, tepatnya tanggal 26 September, IMATEK FT UNSRI bersama dengan HIMATEK ITB, KMTK UGM , HMTK ITS, dan HMTK UNDIP mensponsori berdirinya suatu wadah perkumpulan mahasiswa Teknik Kimia se- Indonesia dengan nama Badan Koordinasi Kegiatan Mahasiswa Teknik Kimia Indonesia (BKKMTKI) dalam suatu pertemuan di Palembang, dimana IMATEK FT UNSRI terus aktif menjadi anggotanya.

Bulan November 1997 IMATEK FT UNSRI kembali menggelar suatu forum berskala Nasional yaitu Musyawarah Nasional BKKMTKI yang keempat, Kemudian pada bulan Oktober 2001 kembali menjadi tuan rumah Musyawarah Daerah I BKKMTKI.
Pada bulan September 2005, IMATEK FT UNSRI kembali dipercaya menjadi tuan rumah MUSDA VII BKKMTKI, dan baru-baru ini tepatnya tanggal 8 – 12 Mei 2007, IMATEK FT UNSRI menjadi tuan rumah RAKORDA VIII BKKMTKI Daerah I.

Selain aktif dalam pergaulan antarmahasiswa Teknik Kimia se-Indonesia. Program-program internal IMATEK pada masa sekarang juga terus berkembang, antara lain yang rutin dilaksanakan : Chemical Engineering Industry Tour (KKL), Seminar-seminar (baik lokal maupun nasional), Sosialisasi teknik kimia UNSRI ke sekolah-sekolah, Try Out UMPTN/SPMB, Pekan Olahraga IMATEK, Penerbitan Buletin, serta tentunya terus menjaga hubungan baik dengan alumni dan IATEK.

Periode Kepengurusan berlangsung selama satu tahun. Setiap tahun diadakan Musyawarah Anggota untuk meminta laporan pertanggungjawaban Pengurus lama dan melantik serta mengesahkan Ketua Umum baru yang terpilih secara demokratis lewat pemilu mahasiwa Teknik Kimia UNSRI.
Dalam menjalankan program kerjanya Ketua Umum diawasi oleh Dewan Perwakilan Mahasiswa Teknik Kimia (DPMTK). DPMTK sendiri pada awal berdirinya, yaitu tahun 1992 bernama Dewan Pertimbangan Harian (DPH), yang beranggotakan dua orang mantan Pengurus IMATEK sebelumnya. Pada Musyawarah Anggota tahun 1999, DPH berubah nama menjadi DPMTK, yang memperluas keanggotaan dengan melibatkan dua orang perwakilan setiap angkatan. Ketua DPMTK adalah mantan Ketua Umum IMATEK periode sebelumnya.

Hal yang masih menjadi tugas besar ke depan adalah bagaimana mernimbulkan kembali rasa cinta dan memiliki IMATEK di setiap hati anggota. IMATEK sebagai organisasi yang bersifat ilmiah, kiranya dapat menghidupkan kembali dua klub belajar (yang pada beberapa periode kepengurusan belakangan ini ditiadakan), yaitu Chemical Engineering English Club dan Plant Design Study Club, maupun dua Badan Semi Otonom (BSO), yaitu BSO Workshop dan BSO majalah Exchanger. Dan menjadi sebuah keniscayaan, agar end point dari setiap kepengurusan menjadi start point bagi kepengurusan berikutnya.

Demikianlah sekelumit cerita tentang kiprah IMATEK yang telah berusia 43 tahun. Mungkin banyak hal-hal yang terlewatkan dan tidak tercantum dalam tulisan singkat ini, namun IMATEK telah banyak menorehkan prestasi dalam kiprah di tataran fakultas, universitas, maupun lintas universitas. Walau mesti harus diakui terjadi fluktuasi, terkadang naik maupun turun.

IMATEK FT UNSRI diharapkan terus menjadi wadah pemersatu yang menjadi pengayom dan penyalur aspirasi bagi anggota-anggotanya (baca : mahasiswa teknik kimia UNSRI). Di dalamnya, para mahasiswa dapat belajar tentang kepemimpinan (termasuk kemampuan lobby dan komunikasi) serta kerja sama dalam sebuah tim (team work) yang akan sangat berguna di dunia kerja setelah mereka tamat nanti. Semoga IMATEK dapat terus berkiprah, tentu dengan dukungan penuh jurusan, maupun fakultas dan universitas serta para alumni yang tergabung dalam wadah IATEK.

Dirgahayu IMATEK, jayalah IATEK dan majulah jurusan Teknik Kimia UNSRI.



Amrullah Rangkuti
Ketua Umum IMATEK periode 2006-2007

Jumat, 03 September 2010

Negara Terkaya Di Dunia Yang Luput Dari Perhatian Dunia

Baca dulu, sumpah nangis, berlinang air mata !!!

Banyak sebenarnya yang tidak tahu dimanakah negara terkaya di planet bumi ini, ada yang mengatakan Amerika, ada juga yang mengatakan negera-negara di timur tengah. tidak salah sebenarnya, contohnya amerika. negara super power itu memiliki tingkat kemajuan teknologi yang hanya bisa disaingi segelintir negara, contoh lain lagi adalah negara-negara di timur tengah.Rata-rata negara yang tertutup gurun pasir dan cuaca yang menyengat itu mengandung jutaan barrel minyak yang siap untuk diolah. tapi itu semua belum cukup untuk menyamai negara yang satu ini. bahkan Amerika, Negara-negara timur tengah serta Uni Eropa-pun tak mampu menyamainya.dan inilah negara terkaya di planet bumi yang luput dari perhatian warga bumi lainya. warga negara ini pastilah bangga jika mereka tahu. tapi sayangnya mereka tidak sadar "berdiri di atas berlian" langsung saja kita lihat profil negaranya.

Wooww... Apa yang terjadi? apakah penulis (saya) salah? tapi dengan tegas saya nyatakan bahwa negara itulah sebagai negara terkaya di dunia. tapi bukankah negara itu sedang dalam kondisi terpuruk? hutang dimana-mana, kemiskinan, korupsi yang meraja lela, kondisi moral bangsa yang kian menurun serta masalah-masalah lain yang sedang menyelimuti negara itu.baiklah mari kita urai semuanya satu persatu sehingga kita bisa melihat kekayaan negara ini sesungguhnya.

1. Negara ini punya pertambangan emas terbesar dengan kualitas emas terbaik di dunia. namanya PT Freeport.

pertambangan ini telah mengasilkan 7,3 JUTA ton tembaga dan 724,7 JUTA ton emas. saya (penulis= suranegara) mencoba meng-Uangkan jumlah tersebut dengan harga per gram emas sekarang, saya anggap Rp. 300.000. dikali 724,7 JUTA ton emas/ 724.700.000.000.000 Gram dikali Rp 300.000. = Rp.217.410.000.000.000.000.000 Rupiah!!!!! ada yang bisa bantu saya cara baca nilai tersebut? itu hanya emas belum lagi tembaga serta bahan mineral lain-nya.lalu siapa yang mengelola pertambangan ini? bukan negara ini tapi AMERIKA! prosentasenya adalah 1% untuk negara pemilik tanah dan 99% untuk amerika sebagai negara yang memiliki teknologi untuk melakukan pertambangan disana. bahkan ketika emas dan tembaga disana mulai menipis ternyata dibawah lapisan emas dan tembaga tepatnya di kedalaman 400 meter ditemukan kandungan mineral yang harganya 100 kali lebih mahal dari pada emas, ya.. dialah URANIUM! bahan baku pembuatan bahan bakar nuklir itu ditemukan disana. belum jelas jumlah kandungan uranium yang ditemukan disana, tapi kabar terakhir yang beredar menurut para ahli kandungan uranium disana cukup untuk membuat pembangkit listrik Nuklir dengan tenaga yang dapat menerangi seluruh bumi hanya dengan kandungan uranium disana. Freeport banyak berjasa bagi segelintir pejabat negeri ini, para jenderal dan juga para politisi busuk, yang bisa menikmati hidup dengan bergelimang harta dengan memiskinkan bangsa ini. Mereka ini tidak lebih baik daripada seekor lintah!

2. Negara ini punya cadangan gas alam TERBESAR DI DUNIA! tepatnya di Blok Natuna.

Berapa kandungan gas di blok natuna? Blok Natuna D Alpha memiliki cadangan gas hingga 202 TRILIUN kaki kubik!! dan masih banyak Blok-Blok penghasil tambang dan minyak seperti Blok Cepu dll. DIKELOLA SIAPA? EXXON MOBIL! dibantu sama Pertamina.

3. Negara ini punya Hutan Tropis terbesar di dunia. hutan tropis ini memiliki luas 39.549.447 Hektar, dengan keanekaragaman hayati dan plasmanutfah terlengkap di dunia.

Letaknya di pulau sumatra, kalimantan dan sulawesi.sebenarnya jika negara ini menginginkan kiamat sangat mudah saja buatmereka. tebang saja semua pohon di hutan itu makan bumi pasti kiamat.karena bumi ini sangat tergantung sekali dengan hutan tropis ini untukmenjaga keseimbangan iklim karena hutan hujan amazon tak cukup kuatuntuk menyeimbangkan iklim bumi. dan sekarang mereka sedikit demi sedikitelah mengkancurkanya hanya untuk segelintir orang yang punya uanguntuk perkebunan dan lapangan Golf. sungguh sangat ironis sekali.

4. Negara ini punya Lautan terluas di dunia. dikelilingi dua samudra, yaitu Pasific dan Hindia hingga tidak heran memiliki jutaan spesies ikan yang tidak dimiliki negara lain.

Saking kaya-nya laut negara ini sampai-sampai negara lain pun ikut memanen ikan di lautan negara ini.

5. Negara ini punya jumlah penduduk terbesar ke 4 didunia.

Bengan jumlah penduduk segitu harusnya banyak orang-orang pintar yang telah dihasilkan negara ini, tapi pemerintah menelantarkan mereka-mereka. sebagai sifat manusia yang ingin bertahan hidup tentu saja mereka ingin di hargai. jalan lainya adalah keluar dari negara ini dan memilih membela negara lain yang bisa menganggap mereka dengan nilai yang pantas.

6. Negara ini memiliki tanah yang sangat subur. karena memiliki banyak gunung berapi yang aktif menjadikan tanah di negara ini sangat subur terlebih lagi negara ini dilintasi garis katulistiwa yang banyak terdapat sinar matahari dan hujan.

Jika dibandingkan dengan negara-negara timur tengah yang memiliki minyak yang sangat melimpah negara ini tentu saja jauh lebih kaya. coba kita semua bayangkan karena hasil mineral itu tak bisa diperbaharui dengan cepat. dan ketika seluruh minyak mereka telah habis maka mereka akan menjadi negara yang miskin karena mereka tidak memiliki tanah sesubur negara ini yang bisa ditanami apapun juga. bahkan tongkat kayu dan batu jadi tanaman.

7. Negara ini punya pemandangan yang sangat eksotis dan lagi-lagi tak ada negara yang bisa menyamainya. dari puncak gunung hingga ke dasar laut bisa kita temui di negara ini.

Negara ini sangat amat kaya sekali, tak ada bangsa atau negara lain sekaya INDONESIA! tapi apa yang terjadi?

dialah INDONESIA!

untuk EXXON MOBIL OIL, FREEPORT, SHELL, PETRONAS dan semua PEJABAT NEGARA yang menjual kekayaan Bangsa untuk keuntungan negara asing, diucapkan TERIMA KASIH.

Sebuah cerita mungkin akan bisa menggambarkan indonesia saat ini silahkan disimak.

Judulnya Ketika Tuhan Menciptakan IndonesiaSuatu hari Tuhan tersenyum puas melihat sebuah planet yang baru saja diciptakan- Nya. Malaikat pun bertanya, "Apa yang baru saja Engkau ciptakan, Tuhan?" "Lihatlah, Aku baru saja menciptakan sebuah planet biru yang bernama Bumi," kata Tuhan sambil menambahkan beberapa awan di atas daerah hutan hujan Amazon. Tuhan melanjutkan, "Ini akan menjadi planet yang luar biasa dari yang pernah Aku ciptakan. Di planet baru ini, segalanya akan terjadi secara seimbang".Lalu Tuhan menjelaskan kepada malaikat tentang Benua Eropa. Di Eropa sebelah utara, Tuhan menciptakan tanah yang penuh peluang dan menyenangkan seperti Inggris, Skotlandia dan Perancis. Tetapi di daerah itu, Tuhan juga menciptakan hawa dingin yang menusuk tulang.Di Eropa bagian selatan, Tuhan menciptakan masyarakat yang agak miskin, seperti Spanyol dan Portugal, tetapi banyak sinar matahari dan hangat serta pemandangan eksotis di Selat Gibraltar.Lalu malaikat menunjuk sebuah kepulauan sambil berseru, "Lalu daerah apakah itu Tuhan?" "O, itu," kata Tuhan, "itu Indonesia. Negara yang sangat kaya dan sangat cantik di planet bumi. Ada jutaan flora dan fauna yang telah Aku ciptakan di sana. Ada jutaan ikan segar di laut yang siap panen. Banyak sinar matahari dan hujan. Penduduknya Ku ciptakan ramah tamah,suka menolong dan berkebudayaan yang beraneka warna. Mereka pekerja keras, siap hidup sederhana dan bersahaja serta mencintai seni."Dengan terheran-heran, malaikat pun protes, "Lho, katanya tadi setiap negara akan diciptakan dengan keseimbangan. Kok Indonesia baik-baik semua. Lalu dimana letak keseimbangannya? "Tuhan pun menjawab dalam bahasa Inggris, "Wait, until you see the idiots I put in the government." (tunggu sampai Saya menaruh 'idiot2′ di pemerintahannya)

Dan untuk rasa terima kasih untuk Kemerdekaan Indonesia yang ke 65 tahun, kami pemuda-pemudi Indonesia memberikan penghargaan sebesar-besarnya kepada pejuang yang telah mengorbankan darah dan air mata mereka untuk bangsa yang tidak tahu terima kasih ini.

"Indonesia tanah air betadisana tempat lahir beta,dibuai dibesarkan bunda,Tempat berlindung di hari Tua...HIngga nanti menutup mata"

HIDUPLAH INDONESIA RAYA!!

Senin, 09 Agustus 2010

Persiapkan diri, meraih gelar MT

Detik berganti menjadi menit, menit menjadi jam. Setiap hari terdiri dari 24 jam. Setiap pekan terdiri dari 7 hari. Pekan berlalu menjadi bulan, bulan menjadi tahun. Demikianlah seterusnya yang senantiasa kita lalui melalui lorong waktu di kehidupan dunia yang sementara ini. Masih terkenang masa-masa indah bermain ketika masih duduk di bangku TK (Taman Kanak-Kanak). Ketika belajar di SD maupun SMP, rasanya baru kemarin saja. Apalagi ketika memakai baju putih dan bawahan berwarna abu-abu selama tiga tahun, lalu kita harus mempersiapkan diri menghadapi UN agar lulus dari SMA. Kita juga harus berjuang keras hingga lulus SPMB (kini : SNMPTN), hingga akhirnya kita berhasil meraih satu kursi pada salah satu jurusan di PTN favorit. Tapi bukan romantisme masa lalu yang akan dibahas melalui Catatan ini (pikirannya sudah pada melayang menuju tempoe doeloe semua ya? ^_^)

Kini, kita telah memasuki pekan terakhir bulan Sya’ban. Dalam bulan-bulan mulai bulan Rajab, Rasulullah Saw. menganjurkan kita untuk memanjatkan do’a:
“Allaahumma baariklanaa fii Rajaba wa Sya’bana wa balighna Ramadhan.”
Yang artinya: “Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban ini, dan sampaikanlah umur kami bertemu Ramadhan.”

Sesuatu itu bisa disebut berkah manakala ada sebuah peningkatan atau bertambahnya kebaikan yang dikarenakan sesuatu itu. Misalnya seseorang memiliki keberkahan rizki, bilamana rizki tersebut memberikan tambahan kebaikan bagi dirinya dan orang lain. Entah dengan rizki itu, dia dapat menjalankan ibadah dengan lebih baik, atau menunaikan hak orang-orang fakir dan miskin, dst. Yang jelas ada nilai kebaikan dari sesuatu itu, yang tentunya kebaikan tidak hanya di dunia namun juga di akhirat.

Kaitannya dengan bulan Rajab dan Sya’ban ini, kita memohon kepada Allah keberkahan agar ada suatu pertambahan kebaikan dalam diri kita. Sehingga nantinya juga siap dalam memasuki sebuah masa tarbiyah selama sebulan yang telah diprogramkan Allah secara rutin. Rasulullah Saw. pun senantiasa mempersiapkan diri dalam menghadapi Ramadhan ini sejak dua bulan sebelumnya (yaitu bulan Rajab dan Sya’ban), salah satunya dengan memperbanyak puasa. Dan kita, tentunya juga harus melakukan persiapan-persiapan menuju sarana tarbiyah kita, Madrasah Ramadhan ini sehingga nantinya kita dapat memperoleh hikmah Ramadhan.

Kita berdo’a: “Ya Allah, jadikanlah Ramadhan kami kali ini hamparan taman bunga, tempat kami merasakan indahnya hidup bebas dari segala amarah dan syahwat.”

Ramadhan adalah bulan dimana kita hendaklah melepaskan diri dari amarah dan syahwat. Karena sejatinya berpuasa dalam bulan Ramadhan adalah menahan diri dari syahwat (keinginan) baik mulut, perut dan apa yang ada di bawah perut, serta menahan diri dari amarah. Dua hal itulah yang senantiasa membebani hidup manusia sehingga tidak dapat merasakan hakikat hidup. Ketika kita bisa membebaskan diri dari amarah dan syahwat, maka hidup ini akan terasa enak, nikmat, ringan dalam beramal dan berbuat kebaikan. Nah, hal itulah yang menjadi target kualifikasi dari para lulusan Madrasah Ramadhan.

Program Madrasah Ramadhan dirancang untuk menghasilkan lulusan dengan gelar MT (Muttaqin atau Master Teknik juga boleh dech Hehe..).



Hal ini sesuai dengan firman Allah dalam surah Al Baqarah ayat 183 yang artinya:
“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”

Dalam ayat itu terdapat kata “la’alla”. Kata “la’alla” ini jika yang mengucapkan manusia maka memiliki makna harapan. Jadi “la’allakum tattaquun” berarti “semoga kamu bertaqwa”. Akan tetapi lain halnya jika yang mengatakan “la’alla” adalah Allah, maka bukan bermakna harapan lagi namun bermakna kepastian (insya’i). Sehingga “la’allakum tattaquun” berarti “agar kamu bertaqwa”.

Dari makna “la’alla” di atas dapat dipahami bahwasannya menjadi taqwa itu adalah kepastian, meraih gelar MT adalah sebuah keniscayaan. Namun tentu saja dengan syarat, telah memenuhi kualifikasi tertentu. Sebagaimana kita ingin meraih gelar sarjana, tidak mungkin kita mencapainya tanpa kita melaksanakan aturan-aturan sebagaimana yang ditetapkan, misalnya kita sering sekali mombolos kuliah, tidak mengerjakan tugas yang diberikan dosen, tidak mengikuti ujian dan sebagainya. Untuk meraih gelar MT pun kita diharuskan memenuhi beberapa kualifikasi.

Ramadhan yang penuh kelimpahan kebaikan dan keutamaan, akan dapat dirasakan dan diraih ketika ilmu tentang Ramadhan dipahami dengan baik.
Bayangkan, para generasi awal Islam sangat merindukan bertemu dengan bulan suci ini. Mereka berdo’a selama enam bulan sebelum kedatangannya agar mereka dipanjangkan umurnya sehingga bertemu dengan Ramadhan. Saat Ramadhan tiba, mereka sungguh-sungguh meraih kebaikan dan keuataman Ramadhan. Dan ketika mereka berpisah dengan Ramadhan, mereka berdo’a selama enam bulan setelahnya, agar kesungguhannya diterima Allah swt. Kerinduan itu ada pada diri mereka, karena mereka sadar dan paham betul keutamaan dan keistimewaan Ramadhan.

Bagaimana menyambut bulan Ramadhan?
Berikut kami hadirkan “8 Tips Sambut Ramadhan” :
1. Berdoa agar Allah Swt. memberikan umur panjang kepada kita sehingga kita berjumpa dengan bulan Ramadhan dalam keadaan sehat. Dengan keadaan sehat, kita bisa melaksanakan ibadah secara maksimal: Puasa, shalat, tilawah, dan dzikir. Dari Anas bin Malik r.a. berkata, bahwa Rasulullah saw. apabila masuk bulan Rajab selalu berdoa, ”Allahuma bariklana fii rajab wa sya’ban, wa balighna Ramadhan. Ya Allah, berkahilah kami pada bulan Rajab dan Sya’ban, dan sampaikan kami ke bulan Ramadan.” (HR. Ahmad dan Tabrani)
2. Pujilah Allah swt. karena Ramadhan telah diberikan kembali kepada kita. Imam An Nawawi dalam kitab Adzkar-nya berkata: ”Dianjurkan bagi setiap orang yang mendapatkan kebaikan dan diangkat dari dirinya keburukan untuk bersujud kepada Allah sebagai tanda syukur; dan memuji Allah dengan pujian yang sesuai dengan keagungannya.” Dan di antara nikmat terbesar yang diberikan Allah swt. kepada seorang hamba adalah ketika dia diberikan kemampuan untuk melakukan ibadah dan ketaatan.
3. Bergembira dengan datangannya bulan Ramadhan. Rasulullah Saw. selalu memberikan kabar gembira kepada para sahabatnya setiap kali datang bulan Ramadhan: “Telah datang kepada kalian bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah. Allah telah mewajibkan kepada kalian untuk berpuasa. Pada bulan itu Allah membuka pintu-pintu surga dan menutup pintu-pintu neraka.” (HR. Ahmad).
4. Rencanakan agenda kegiatan harian untuk mendapatkan manfaat sebesar mungkin dari bulan Ramadhan. Ramadhan sangat singkat, karena itu, isi setiap detiknya dengan amalan yang berharga, yang bisa membersihkan diri, dan mendekatkan diri kepada Allah Swt.
5. Kuatkan azzam, bulatkan tekad untuk mengisi waktu-waktu Ramadhan dengan ketaatan. Barangsiapa jujur kepada Allah Swt., maka Allah Swt. akan membantunya dalam melaksanakan agenda-agendanya dan memudahnya melaksanakan aktifitas-aktifitas kebaikan. “Tetapi jikalau mereka benar terhadap Allah, niscaya yang demikian itu lebih baik bagi mereka.” (Q.S. Muhamad : 21)
6. Pahami fiqh Ramadhan. Setiap mukmin wajib hukumnya beribadah dengan dilandasi ilmu. Kita wajib mengetahui ilmu dan hukum berpuasa sebelum Ramadhan datang agar amaliyah Ramadhan kita benar dan diterima oleh Allah Swt. “Tanyakanlah kepada orang-orang yang berilmu, jika kamu tiada mengetahu.” (QS. Al-Anbiyaa’ : 7)
7. Kondisikan qalbu dan ruhiyah kita dengan bacaan yang mendukung proses tadzkiyatun-nafs –pembersihan jiwa-. Hadiri majelis ilmu yang membahas tentang keutamaan, hukum, dan hikmah puasa. Sehingga secara mental, dan jiwa kita siap untuk melaksanakan ketaatan kepada Allah Swt. di bulan Ramadhan.
8. Tinggalkan dosa dan maksiat. Isi Ramadhan dengan membuka lembaran baru yang bersih. Lembaran baru kepada Allah, dengan taubat yang sebenarnya taubatan nashuha. “Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman, supaya kamu beruntung.” (Q.S. An-Nur:31)


Semoga Allah Swt. memanjangkan umur kita sehingga berjumpa dengan Ramadhan dan menjadi alumnus dengan maraih gelar muttaqin (MT).
Aamiin... Ya Rabbal ‘alamin..